Aku belajar untuk terus berjuang. Sama seperti kisah sebelumnya, aku berjuang untukmu di detik-detik terakhir sampai akhirnya aku harus merelakan kepergianmu dengan hal yang baru. Berhari-hari aku tidak tidur. Aku memikirkan sebenarnya apa yang terjadi diantara kita. Kenapa semuanya serumit ini?
Apakah ini yang dinamakan cinta?
Butuh banyak pengorbanan?
Saat ini aku berjuang dengan kekasih yang baru, dia yang aku lihat sebelum aku tidur dimalam hari dan yang pertama aku lihat ketika aku membuka mata dipagi agak siang karena bangun agak kesiangan. Sama-sama beratnya, seberat ketika aku mempertahankan yang terdahulu.
Memang, kehilangan dia yang dahulu adalah salahku. Aku menduakan hati untuk kesibukan yang lain sampai kekasihku itu tidak mendapat perhatianku. Kini aku baru sadar bahwa terkadang kita hanya perlu fokus untuk satu tujuan.
Skripsi, semoga hubungan kita berakhir indah kali ini.
Aku mencintaimu.
Search
Popular Posts
-
Saya sedang ada posisi untuk mengambil satu keputusan yang nantinya akan berdampak hingga puluhan tahun ke depan. Iya, tentang masa depan sa...
-
Sesuai dengan janji saya di post sebelumnya, saya akan melanjutkan pembahasan mengenai Love Different Religion Part 1. Sekarang saya akan be...
-
A : kamu ngapai kuliah? B : ya biar dapet ilmu A : emang kalau gak kuliah gak bisa dapet ilmu? B : ilmu yg spesifik maksudnya, misalnya...
Diberdayakan oleh Blogger.
About Me
Cara yang Ajaib
Bekerja disalah satu instansi pemerintah, bukan hal yang pernah terpikirkan olehku sebelumnya. Sampai disatu titik, semuanya itu mungkin sa...
Cari Blog Ini
Popular Posts
-
Saya sedang ada posisi untuk mengambil satu keputusan yang nantinya akan berdampak hingga puluhan tahun ke depan. Iya, tentang masa depan sa...
-
Sesuai dengan janji saya di post sebelumnya, saya akan melanjutkan pembahasan mengenai Love Different Religion Part 1. Sekarang saya akan be...
-
A : kamu ngapai kuliah? B : ya biar dapet ilmu A : emang kalau gak kuliah gak bisa dapet ilmu? B : ilmu yg spesifik maksudnya, misalnya...
0 komentar:
Posting Komentar